Cara Menentukan Expected Salary Tanpa Merugikan Diri Sendiri
Halo Sobat Jemi !!!
Salah satu hal penting saat melamar kerja adalah ketika HRD bertanya terkait gaji atau expected salary. Banyak pelamar, khususnya fresh graduate, merasa bingung menentukan angka yang tepat. Nah, berikut adalah beberapa tips agar sobat Jemi dapat menentukan expected salary tanpa merugikan diri sendiri.
Pertama, lakukan riset gaji sesuai posisi dan daerah Perusahaan yang dituju. Sobat Jemi dapat mencari referensi di situs lowongan kerja, forum profesional, atau bertanya secara langsung kepada teman yang sudah bekerja di bidang serupa. Dengan begitu, Sobat Jemi dapat memiliki gambaran kisaran gaji.
Kedua, pertimbangkan pengalaman dan keterampilan. Jika Sobat Jemi memiliki sertifikasi atau pengalaman magang yang relevan, hal itu dapat menjadi nilai tambah untuk meminta gaji lebih kompetitif.
Ketiga, jangan sebutkan angka yang terlalu rendah hanya agar cepat diterima. Hal ini dapat membuat Sobat Jemi menyesal di kemudian hari. Namun, hindari juga menyebut angka yang terlalu tinggi tanpa alasan yang kuat.
Keempat, gunakan rentang gaji, bukan angka tunggal. Misalnya, “Saya berharap gaji pada kisaran Rp3.000.000-Rp3.500.000 sesuai dengan standar perusahaan.” Cara ini memberi ruang negosiasi sekaligus menunjukkan fleksibilitas.
Terakhir, ingat bahwa gaji bukan satu-satunya keuntungan. Pertimbangkan juga fasilitas lain seperti BPJS, tunjangan, bonus, hingga peluang pengembangan karier.
Dengan strategi ini, Sobat Jemi dapat menentukan expected salary yang realistis, profesional, dan tetap menguntungkan bagi diri Sobat Jemi!